30 Sep 2012

Pelatihan Penerapan APU-PPT di Sukabumi

Sukabumi, Sabtu, 29 September 2012,
Zinsari bersama Yossi dari Edukasi Sumber Daya berkesempatan menjadi narasumber dalam memberikan pengetahuan kepada Manajemen dan Staff PT. BPR Bumi Tani Mandiri di Kota Sukabumi dengan materi Penerapan APU dan PPT. 

Pelatihan dilakukan dengan metode interaktif, dimana peserta dapat menyampaikan pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan kasus nyata di BPR, bagaimana BPR harus bersikap, dan aturan yang berlaku. 

Selama sesi pelatihan, semuanya berbaur, Direksi ataupun staff, semuanya bekerja sama dalam kelompok kecil mencari ide dan solusi. Seru sekali, apalagi ditambah dengan tampilnya sang Penyemangat Yossi, sehingga pelatihan yang sarat dengan ketentuan ini, tidak terasa telah mereka lalui dengan penuh keceriaan.

Semoga pemahaman yang diberikan dapat diterapkan dengan baik, sehingga menjadi bagian dari pihak pelapor yang berperan di dalam ikut mencegah tindak pidana pencucian uang dan pendanaan terorisme. amin.

18 Sep 2012

Pelatihan Penyusunan RKAT BPR di Lombok

Foto: Zinsari bersama peserta pelatihan
Lombok, 15 Sept 2012

Pelatihan penyusunan rencana kerja tahunan untuk bank perkreditan rakyat telah dilaksanakan di wilayah Nusa Tenggara Barat. Pelatihan berlangsung pada tanggal 15 September 2012 bertempat di Lombok Plaza Hotel, Kota Mataram.

Pelatihan berdurasi 1 (satu) hari ini diikuti oleh 35 peserta dari 18 BPR. Yang khusus dari pelatihan ini adalah bahwa setiap BPR mengirimkan 1 (satu) Direksi dan satu atau dua orang staff, sehingga diharapkan nantinya Direksi di dalam penyusunan rencana kerja dapat dibantu oleh para staff tersebut.

Dalam pelatihan ini, setiap BPR peserta mendapatkan 1 (satu) CD software aplikasi dari Zpro. Peserta pelatihan secara langsung mempraktekkan penyusunan rencana kerja dengan menggunakan laptop masing-masing dalam kelas. 

Penerapan konsep Bottom-Up dalan penyusunan rencana kerja ini memungkinkan kita membuat suatu rencana kerja yang lebih realistis. Sebelum memulai perencanaan, para peserta juga diajak melakukan analisa swot terlebih dahulu, agar rencana kerja yg dihasilkan realistis dan dapat dilaksanakan.(zin)

18 Agu 2012

Rencana Kerja BPR 2013

Mata bisa salah lihat Kuping bisa salah dengar Mulut bisa salah bicara Hati bisa salah sangka Di hari yang fitri ini Mohon maaf lahir dan bathin. Selamat Hari Raya Idul Fitri.

TERIMA KASIH TELAH MENYEBARKAN ARTIKEL DARI BLOG : http://infoekita-handphone.blogspot.com/2012/08/Ucapan-Selamat-Idul-Fitri-1433H.html

Setiap awal tahun BPR diwajibkan menyusun rencana kerja tahunan. Rencana kerja merupakan arah dan panduan bagi manajemen bank untuk menjalankan operasionalnya. Selain itu, penilaian tingkat kesehatan bank juga dikaitkan dengan keberhasilan manajemen merealisasikan target-target yang telah direncanakan. Oleh karena itu kompetensi untuk dapat menyusun rencana kerja yang menantang namun realistis menjadi sangat penting. Artinya, rencana kerja harus bisa menjadi pemacu motivasi seluruh jajaran di BPR namun juga dapat direalisasikan.

Zpro mengemas suatu pelatihan sekaligus penggunaan software aplikasi:

Pelatihan ini disertai dengan penggunaan software aplikasi sederhana dengan pendekatan penyusunan rencana kerja bottom-up memungkinkan para peserta untuk menyusun sebuah rencana kerja yang baik dan realistis.

Tahun 2013 semakin dekat, ayo siapkan diri anda dan miliki software ini sebagai alat untuk menyusun rencana kerja BPR.

Spesifikasi komputer yg diperlukan:
  • PC/Laptop/Notebook dengan Microsoft Windows yg dilengkapi Microsoft Excel versi 2003 atau lebih baru.

15 Jul 2012

Pelatihan Teller di Lombok


Sabtu, 14 Juli 2012

Pelatihan Keterampilan Teller BPR di wilayah Nusa Tenggara Barat diselenggarakan oleh LP3 - DPD Perbarindo NTB pada tanggal 14 Juli 2012 dengan menghadirkan fasilitator bpk Zinsari (trainer utama dari Zpro Professional Training). Pelatihan dilaksanakan di Hotel Lombok Plaza yang diikuti oleh 58 peserta yang berasal dari 26 BPR.

Pelatihan dilaksanakan dengan metode presentasi, diskusi, tanya-jawab dan role-play. Selain mendapatkan pengetahuan dari fasilitator,, para peserta juga berkesempatan saling berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam hal pelaksanaan tugas perkasiran. Di akhir sesi, para peserta mendapat kesempatan bermain peran sebagai petugas bank dan nasabah, sehingga peserta dapat merasakan langsung praktek melayani nasabah dengan prima dalam bertransaksi. 

Pelatihan menjadi sangat menyenangkan karena di antara sesi-sesi juga diisi dengan berbagai permainan menarik yang bertujuan untuk menambah keakraban serta menyadarkan bahwa sebagai pegawai perlu ikut mampu berperan memberikan ide-ide cemerlang bagi perusahaannya. 

Dan yang lebih penting lagi adalah bahwa para peserta termotivasi untuk melayani nasabah dengan sebaik-baiknya, karena adanya nasabah yang bertransaksi di bpr, maka bpr boleh berkembang dan maju, serta para pegawai boleh terus berkarier di bpr. (zin)

Suasana pembukaan pelatihan Keterampilan Teller BPR di hotel Lombok plaza, 14 juli 2012. Pelatihan dibuka oleh Ketua DPD Perbarindo NTB, bpk. Rony Abdi Kesuma.

18 Jun 2012

Keterampilan Teller


Sebagian besar masyarakat menilai citra suatu bank melalui penampilan, pelayanan dan pengetahuan para pegawai di front office. Peran pegawai front office sangat besar bagi pelayanan bank kepada masyarakat dan sekaligus mengandung potensi risiko yang besar pula. Oleh karena itu Manajemen Bank menaruh perhatian yang besar terhadap kompetensi, profesionalisme dan integritas staff mereka di front office, antara lain Teller/Kasir, Customer Service dan staff lain yang berhadapan langsung dengan para nasabah ataupun calon nasabah. 
 


Pada jaman sekarang, umumnya perbankan menerapkan sistem teller. Apa itu sistem teller? Sistem teller adalah sistem pelayanan kepada nasabah dalam bertransaksi dengan bank, pada tiap counter dilayani oleh seorang petugas bank, yaitu Teller.

Teller disebut juga sebagai kuasa kas terbatas, karena dapat melakukan transaksi secara langsung dalam jumlah uang terbatas. Teller bertanggung jawab atas transaksi kas antara bank dengan nasabahnya.

Siapa saja yang dapat diangkat sebagai Teller di bank? Pada umumnya pimpinan bank akan menggunakan kriteria berikut ini:

  • Jujur
  • Teliti
  • Cekatan
  • Sopan dan ramah
  • Bertanggung jawab
  • Memiliki kompetensi
Namun demikian, tidak semua orang dapat secara otomatis memiliki kompetensi sebagai Teller.  Kompetensi Teller dapat dicapai melalui berbagai cara, antara lain, on tje job training atau mengikuti kelas pelatihan.

Apa saja kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang Teller BPR? Jika dikaitkan dengan kompleksitas kerja dan ketentuan yang berlaku, maka pada jaman sekarang seorang Teller BPR harus memiliki kompetensi berikut:
  1. Mampu melayani nasabah dengan prima
  2. Mampu melayani nasabah dalam bertransaksi terkait dengan produk-produk dan jasa yang diberikan BPR
  3. Mampu mendeteksi keaslian uang 
  4. Mampu menghitung uang secara manual maupun dengan alat
  5. Mampu menangani uang sesuai dengan ketentuan yang berlaku
  6. Mampu melakukan pencatatan dan pelaporan perkasan
  7. Mampu melaksanakan program anti pencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme (APU & PPT)
  8. Mampu mematuhi ketentuan dalam UU Perbankan.

   Video Seri Pelatihan Hitung Uang
                   untuk melihat tayangan cara menghitung uang dengan 3 jari.

Jika anda membutuhkan pelatihan dengan kompetensi seperti di atas, silahkan menghubungi kami...